METODOLOGI UKL-UPL

1. Tipe Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengelolahan lingkungan menggunakan dokumen UKL-UPL Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi terhadap kondisi lingkungan terkait. Metode observasi memiliki manfaat yang lebih optimal. Penelitian menggunakan metode akan bersifat nyata, sehingga data yang diperoleh akan lebih akurat. Observasi yang dilakukan berdasarkan persyaratan pembuatan UKL-UPL.

Alir Penyusunan Dokumen UKL – UPL

2. Sumber, Jenis, dan Teknik Pengumpulan Data

2.1 Sumber Data

Sumber data dalam penelitian ini adalah:

  1. Sumber data primer yang diperoleh dari hasil pengamatan dan observasi langsung ke lokasi untuk mengambil data-data yang diperlukan.
  2. Sumber data sekunder diperoleh dari responden yang terdiri dari pemrakarsa/industri, masyarakat terkena dampak dan instansi teknis yang terkait dengan pelaksanaan UKL-UPL.

Penelitian tentang sistem manajemen lingkungan menggunakan UKL-UPL dalam pengelolaan lingkungan hidup Pondok Wisata dan Rumah Makan di Sleman meliputi 3 unsur yaitu pemrakarsa, masyarakat dan instansi terkait. Penelitian ini akan membahas tiga sisi tersebut yaitu:

  1. Pemrakarsa usaha dan atau kegiatan yang mempunyai kewajiban menyusun dokumen UKL-UPL. Pembuatan UKL-UPL tidak harus dilakukan sendiri, tetapi bisa dilakukan dengan bantuan pihak lain yang lebih memahami. Pemrakarsa akan memberikan informasi dan data-data terkait dalam pembuatan UKL-UPL.
  2. Instansi terkait dalam hal ini adalah pemerintah. Pemerintahan negara maupun daerah yang bertanggung jawab dalam pegelolaan lingkungan hidup yaitu Kantor Lingkungan Hidup Dinas Terkait
  3. Masyarakat sekitar kegiatan atau usaha yang diperkirakan terkena dampak. Sehingga perlu adanya wawancara dilakukan terhadap masyarakat yang lokasi tempat tinggalnya dekat dengan lokasi kegiatan atau usaha. Masyarakat sekitar perlu ikut serta dalam melakukan pemantuan terhadap kegiatan atau usaha tersebut.

Selain data sekunder, terdapat data primer. Data sekunder digunakan untuk menentukan emisi udara, kebutuhan air, kebutuhan sumur peresapan air hujan, kondisi arus lalu lintas, analisis area parkir, dan analisis penanganan limbah.

2.2 Jenis Pengumpulan Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang berasal dari responden. Data sekunder diperoleh dari hasil pengamatan dan observasi langsung ke lokasi secara langsung untuk mengambil data-data yang diperlukan.

2.3 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi adalah sebagai berikut:

  1. Wawancara adalah teknik pengumpulan data melalui wawancara dilakukan dengan melakukan tanya jawab terhadap kelompok responden yang telah ditentukan.
  2. Observasi adalah cara pengumpulan data yang dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan. Observasi ini bisa di lakukan bersamaan dengan waktu wawancara dilapangan atau dilakukan sebelumnya.

3. Teknik Penyusunan Dokumen UKL-UPL

Penyusunan dokumen UKL-UPL dilakukan dari data, dan informasi yang didapatkan dari observasi, dan wawancara. Teknik penyusunan UKL-UPL dilakukan berdasarkan acuan-acuan yang tertera di atas. Sehingga dokumen UKL-UPL dapat tersusun dengan baik. Setelah dokumen UKL-UPL jadi, dilakukan tahap persentasi di Kabupaten untuk menyakinkan pihak pemerintah

untuk mengeluarkan izin lingkungan.

4. Tahapan Penelitian

Tahap penelitian yang dilakukan pertama kali adalah melakukan tinjauan pustaka. Tinjauan pustaka yang dilakukan adalah mempelajari contoh UKL-UPL yang terdahulu dan beberapa teori yang dibutuhkan untuk melengkapi UKL-UPL. Tahap kedua adalah penentuan dokumen lingkungan yang dibuat. Dokumen lingkungan yang dimaksud bisa berupa dokumen AMDAL atau dokumen UKL-UPL